Monitoring dan Evaluasi Program HIV-TB Kab Madiun

Hari Pertama (8 November 2018) :

Tujuan Monitoring dan evaluasi di hari pertama dilakukan di pemkab Madiun sekaligus menghadiri sarasehan HIV-AIDS dengan Bupati dan SKPD Kab Madiun. Kegiatan sarasehan ini juga melibatkan KPAP untuk mensosialisasikan revisi perda HIV jatim yang baru dilakukan public hearing di Kab Mojokerto. Dukungan pemkab madiun terkait program penanggulangan HIV-AIDS sangat bagus, adanya layanan mobile VCT 24 jam, pendampingan komunitas ODHA yang di support oleh APBD. Dalam momentum ini juga Yayasan redline memanfaatkan untuk melakukan kerjasama dengan semua SKPD terutama dalam hal pendampingan dan penyediaan peningkatan Kapasitas SDM bagi PL dan PE yang dimiliki oleh KPAD dan Dinkes Kab Madiun.

Hari Kedua (9 Oktober 2018) Tim SSR Redline Indonesia berangkat menuju Madiun, dengan tujuan ke KPAD Madiun untuk bertemu dengan Sektap Leni dan tim lapangan KPAD. Kegiatan ini juga bermaksud untuk menyampaikan teknis pelaksanaan program yang dilakukan oleh Redline sesuai dengan permintaan dari KPAD dan Dinas Kesehatan Kab Madiun. Pihak KPAD berharap ada MoU antara Redline dengan KPAD terkait pelaksanaan program untuk bisa berkolaborasi dan disesuaikan dengan rencana-rencana kegiatan yang ada di KPAD yang di support oleh APBD. Kegiatan selanjutnya dilakukan ke PKM mejayan untuk melihat layanan VCT di PKM yang selama ini sering dijadikan rujukan oleh PL dan PE. PKM mejayan merupakan PKM dengan lokasi yang strategis, karena berada di pinggir jalan raya Surabaya-madiun, lokasinya juga dekat dengan area public dan hotspot komunitas LSL. PP PKM mejayan menyambut baik kemitraan yang dibangun, namun pihak PKM menunggu MoU kerjasama antara DInas Kesehatan dengan Yayasan Redline. Dengan adanya MoU tersebut akan mempermudah proses koordinasi dan validasi data kedepannya.  

Kesimpulan
1.      Terjalin komunikasi yang baik dengan stakeholder terkait di kab madiun
2.      Adanya layanan mobile VCT 24 jam yang disupport oleh APBD yang bisa di manfaatkan oleh PL dan PE
3.      Menindaklanjuti dukungan dan kemitraan dari pemkab madiun terutama terkait pendampingan dan rujukan komunitas LSL dan TG.

oleh,
Hanjar Makhmucik, S.H, M.H
Direktur yayasan redline indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *