24 Januari 2019

Profil

Yayasan Redline Indonesia di dirikan sebagai organisasi sosial yang di inisiasi oleh komunitas remaja dan Orang Dengan HIV awal tahun 2010. Organisasi ini berkomitmen berkontribusi mengurangi masalah (kesenjangan  kesejahteraan, kesehatan, diskriminasi dan Kekerasan) yang terjadi di masyarakat, terutama kelompok marjinal melalui pendampingan, pemberdayaan dan peningkatan kapasitas dalam upaya pemenuhan kebutuhan bio-psikososial (Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan dan Hukum).

Organisasi ini terdaftar secara hukum melalui Notaris Ida Mustika S.H tanggal 21 Desember tahun 2010 dan disahkan melalui Surat Pengesahan Pengadilan Negeri Kota Kediri Nomor 216/BH/2010/PN/KDR, Akta Notaris Nomor 47 Tahun 2010. Kemudian diperbaharui menjadi Badan Hukum Yayasan melalui Notaris Habsari S.H tanggal 24 Juli tahun 2018 dan disahkan dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 31 Juli 2018 dengan Nomor AHU-0013151.AH.01.12. tahun 2018.

Visi
Menjadi organisasi yang independen dan berkualitas untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya mengatasi masalah kemanusiaan, pendidikan, dan kesehatan berdasarkan hak asasi manusia.

Misi
Pengembangan organisasi yang komprehensif dan berkelanjutan, membangun dan berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam hal pendidikan dan kesehatan melalui pemberdayaan, keterampilan, persamaan hak dan kesetaraan gender yang mengacu pada hak asasi manusia.

Tujuan Organisasi
Membangun kesadaran dan pemahaman tentang kesadaran masyarakat  rentan dengan stigma dan diskriminasi serta masyarakat umum dalam hal pendidikan, kesehatan, kesetaraan hak dan kesetaraan gender yang mengacu pada penegakan hak asasi manusia dan upaya pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan untuk mewujudkan kemandirian.

Perjalanan Kami

Edukasi COVID

2020 dunia dikejutkan adanya pandemi COVID-19. semua elemen kehidupan bermasyarakat dan bernegara di porak-porandakan dengan dampak dari pandemi ini. Redline bermitra dengan USAID dan mitra lokal melakukan edukasi di masyarakat terkait pencegahan dan penanganan dampak COVID-19. 

Advokasi-Bantuan Hukum

Masih tingginya tingkat ketimpangan dan ketidaksetaraan yang dialami oleh kelompok marjinal dalam lingkup kehidupan di masyarakat dan bernegara, maka redline membuat program advokasi dan pendampingan hukum bagi kelompok marjinal. 

Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Hasil dari program ekonomi kreatif yang berjalan cukup berhasil dan memberikan dampak bagi masyarakat, maka redline memperluas wilayah agar semakin banyak masyarakat miskin kota yang mendapatkan pelatihan ketrampilan dalam mendorong terwujudnya kemandirian dan pengentasan kemiskinan. 

Perluasan Program

Hasil dari program ekonomi kreatif yang berjalan cukup berhasil dan memberikan dampak bagi masyarakat, maka redline memperluas wilayah agar semakin banyak masyarakat miskin kota yang mendapatkan pelatihan ketrampilan dalam mendorong terwujudnya kemandirian dan pengentasan kemiskinan. 

Pembangunan Masyarakat Miskin Kota

Tingginya angka kemiskinan yang berakibat pada putusnya akses pendidikan pada remaja, maka redline mengembangkan program ekonomi kreatif melalui pembinaan dan pelatihan kerja bagi remaja putus sekolah dan masyarakat miskin kota. 

Perluasan Program dan Wilayah

Indonesia HIV Response: Eliminating the AIDS Epidemic in Indonesia by 2030 The Global Fund periode New Funding Mechanisms Continue (NFMc) 2018-2023

Program ini bertujuan Mengurangi angka kesakitan dan kematian terkait HIV-AIDS, memperkuat sistem layanan kesehatan dan keterlibatan masyarakat, Meningkatkan intervensi yang efektif untuk mencapai akses universal bagi pencegahan perawatan, dukungan, dan pengobatan infeksi HIV untuk populasi kunci yang paling terdampak, pasien TB dan wanita hamil. Meningkatkan kualitas layanan kesehatan dalam konteks HIV-AIDS untuk mengatasi hambatan sistem kesehatan. Meningkatkan partisipasi organisasi berbasis masyarakat dan orang-orang yang paling terdampak HIV dan AIDS, serta memastikan dukungan sosial dan intervensi efektif menjangkau populasi yang rentan dan terpinggirkan.

PREP

 

 

 

 

Pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS dari tahun ke tahun mengalami kemajuan seiring berkembangnya teknologi. Salah satunya dengan menggunakan PrEP (Pre-Exposure Prophylaxis), yaitu penggunaan obat antiretroviral (ARV) pada orang yang berstatus HIV negative agar tidak terinfeksi HIV. Redline bekerjasama dengan Universitas Muhidol Thailand melakukan riset terkait dengan PrEP di kalangan MSM Muda di Indonesia

Meningkatkan kesetaraan

membangun kemitraan dan pemberdayaan komunitas Disabilitas melalui program peningkatan SDM dan ketrampilan ekonomi produktif.

Mensinergikan Kemitraan

keberadaan program HIV dan TB di masyarakat mempunyai tujuan yang sama bagaimana mendorong masyarakat yang sehat dan sejahtera. maka redline ikut berkontribusi dalam mendorong terbentuknya kolaborasi TB dan HIV agar terbentuknya masyarakat yang sehat tanpa ada ketimpangan diantaranya.

Pengembangan Unit Usaha Mandiri

Kebijakan organisasi tidak selalu tergantung pada donor, maka Redline membentuk sebuah unit usaha mandiri dalam bentuk CV. Sumber Barokah Grup dengan tujuan menjadi media fundrising organisasi dalam menjalankan roda organisasi. 

Bermasyarakat dengan PIKM

Meningkatkan program pemberdayaan kader kesehatan dengan membangun Pusat informasi kesehatan masyarakat yang terintegrasi dengan program PKK di 32 Kelurahan di kota kediri. 

Berdampingan dengan komunitas Marjinal

Indonesia Response to HIV: Government and Civil Society Partnership in 12 Provinces periode 2011-2016

Program ini bertujuan Menurunkan angka kasus HIV di Indonesia, memperkuat komunitas serta memperkuat sistim kesehatan untuk perbaikan kinerjanya Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau terlibat dalam upaya penurunan angka Kasus HIV-AIDS. Meningkatkan kesadaran  masyarakat untuk mengorganisir diri dan bersedia menjadi Kader HIV-AIDS secara mandiri.

Awal Berdiri

Berawal dari komunitas kecil yang aktif melakukan diskusi seputar permasalahan kesehatan, sosial dan ekonomi dalam menyikapi isu HIV di kelompok marjinal, akhirnya Yayasan Redline Indonesia di dirikan sebagai wadah organisasi sosial agar bisa berkontribusi lebih luas di masyarakat. 

Legalitas

Badan Hukum AHU-0013151.AH.01.12. Tahun 2018
Akta Notaris Nomor 216/BH/2010/PN/KDR,
Akta Notaris Nomor 47 Tahun 2010
Nomor Pokok Wajib Pajak 85.436.353.8-622.000

Kantor

Jl. Hasyim Asy’ari Gg Mawar No 37A, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Propinsi Jawa Timur Indonesia kode pos 64119